Di Tengah Pandemi, DPRD Sumbar Rehab Rumah Dinas, Anggarannya Mencapai Rp 5,6 Miliar

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Di tengah pandemi Covid-19, beredar kabar rehabilitasi rumah dinas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar.

Hal itu dibenarkan oleh Sekretaris DPRD Sumbar, Raflis, Kamis (19/8/2021).

“Memang iya (ada rehab) dan bersumber dari dana APBD Sumbar,” kata Raflis.

Raflis menjelaskan, yang direhab bukan rumah yang ditempati pribadi dan keluarga, tetapi rumah di bagian belakang.

“Di belakang itu nanti ada ruang fitnes, ruang rapat, ruang tamu, ruang kerja, shelter, parkir, dan kamar sopir, yang lama itu tidak layak lagi,” jelas Raflis.

Ia menambahkan gedung belakang rumah itu dibangun sekitar 2005 lalu yang sudah pernah kena gempa.

“Pagunya di angka Rp 7 miliar lebih, Rp 5,6 miliar sudah harga lelang,” sambungnya.

Raflis menuturkan, rumah itu sudah dianggarkan di awal Mei 2020 lalu.

Ditanya soal melakukan rehabilitasi di masa pandemi, Raflis menegaskan hal itu sudah lama dan sudah menjadi kebutuhan.

“Itu kan kebutuhan. Harga itu sudah dihitung. Membangun tidak mungkin separuh-separuh kalau tidak bermanfaat.”

“Jadi sudah dihitung oleh konsultan. Itu sudah melalui lelang terbuka. Kalau tidak selesai, tentu tidak bermanfaat,” ujarnya.

Pantauan TribunPadang.com di situs lpse.sumbarprov.go.id, proyek rehab rumah dinas DPRD Sumbar anggarannya bersumber dari APBD 2021.

Nilai pagu paket rehab rumah dinas DPRD Sumbar ini, senilai Rp 7,360 miliar.

Sementara harga perkiraan sendiri (HPS) yang tercantum dalam situs itu, senilai Rp 6,876 miliar.

Dari 141 peserta lelang, sudah ditentukan satu perusahaan sebagai pemenang tender.

Besaran nilai sesuai penawan dari perusahaan pemenang itu Rp 5,690 miliar.

Tribunpadang.com

Share.

Leave A Reply